Berita:

SPONSOR UTAMA PRAGITA:

Patrick Kilonzo Mwalua: Pria Berhati Mulia asal Kenya yang Cinta Sesama Makhluk Hidup

Patrick Kilonzo Mwalua: Pria Berhati Mulia asal Kenya yang Cinta Sesama Makhluk Hidup - Manusia secara umum apabila tidak makan dan minum selama 10 hari saja akan mati lemas. Merasakan akan hal tersebut, seorang pria asal Kenya memiliki inisiatif yang sangat mulia; memasok air di alam bebas sebagai habitat binatang liar yang tandus karena kemarau yang berkepanjangan.

Di Kenya, Afrika Bagian Barat terdapat sebuah taman nasional tempat berkumpulnya satwa liar bernama Tsavo West National Park. Namun sudah beberapa bulan terakhir ini, kondisi cuaca di taman nasional ini mengkhawatirkan bagi satwa-satwa di sana.

Kemarau panjang telah membuat wilayah ini dilanda kekeringan hingga membuat semua oase dan rawa atau danau yang ada di tempat ini tandus mengering. Keadaan ini telah membuat semua binatang yang terdapat di habitat terancam nyawanya. Bila terus dibiarkan akan mengalami kehausan lama-lama bisa mati karena lemas.

Kondisi ini menggerakkan hati seorang warga di Kenya untuk memberi minum semua satwa liar yang terdapat di Taman Nasional Tsavo barat tersebut. Sebagai seorang relawan lokal, Patrick Kilonzo bergerilya dengan kendaraan truk tangki berisi air ribuan liter.

Patrick Kilonzo Mwalua: Pria Berhati Mulia asal Kenya yang Cinta Sesama Makhluk Hidup

Pria ini menempuh perjalanan dari rumahnya yang berjarak perjalanan sekitar 4 jam untuk bisa sampai di kebun binatang yang tengah kekeringan ini.
Atas inisiatifnya ini telah membuat Patrick Kilonzo Mwalua menjadi sosok yang memberikan inspirasi. Atas semua ini membuat dirinya terkenal dan mendapatkan julukan dengan sebutan The Waterman of Kenya.
Mobil truknya memiliki tangki air dengan tulisan Fresh Water. Hampir setiap hari dengan tanpa merasa bosan Mwalua mengangkut air sebanyak 3.170 galon setara dengan 12 ribu liter.


Tidak sedikit binatang yang ada di taman nasional tersebut yang menunggu kehadiran Patrick. Gajah, Kijang, Kerbau, Zebra dan masih banyak lagi hewan liar yang sudah menjadi sahabat bagi Mwalua.

September 2016 merupakan langkah awal bagi Mwalua memasok air dari tempat tinggalnya ke Taman Nasional Tsavo Barat. Bergerak 4 kali dalam seminggu, Mwalua membelah perjalanan jauh sepanjang 55 mil atau 89 km. Setiap hari Mwalua pulang pergi sebanyak 3 atau 4 kali. Satu truk tangki air harganya US $250. Perlu upaya keras merogoh kocek sebanyak itu ...

Darimana Mwalua mendapatkan uang untuk membeli air sebanyak itu? Dari pemberitaan yang beredar di internet, disebutkan kalau Mwalua adalah seorang petani kebun kacang. Dirinya merasa terpanggil menjadi relawan bagi binatang liar karena melihat kemarau yang lama tidak berubah.

Lewat crowdfunding online GoFundMe, Mwalua berupaya untuk menggalang dana guna biaya membeli air segar untuk satwa liar di Tsova Barat.

Lewat crowdfunding online GoFundMe, Mwalua berupaya untuk menggalang dana guna biaya membeli air segar untuk satwa liar di Tsova Barat.

Benar-benar mulia hati seorang Mwalua ini... Pragita salut dengan aksinya. [w4/02]

Sumber tulisan: https://thelogicalindian.com/story-feed/get-inspired/waterman-of-kenya/