Berita:

SPONSOR UTAMA PRAGITA:

9 Varian dan Khasiat Jamu Tradisional

9 Varian dan Khasiat Jamu Tradisional - Jamu adalah obat tradisional dari Indonesia yang sudah mendunia. Jamu telah ada dari ratusan tahun lalu di Indonesia, melalui beberapa ramuan dari masa ke masa leluhur bangsa Indonesia.

Jamu diramu menggunakan beberapa bahan alami, berupa bagian dari tumbuhan seperti rimpang (akar-akaran), daun-daunan, kulit batang serta buah. Ada juga menggunakan bahan dari tubuh hewan,
seperti empedu kambing, empedu ular, atau tangkur buaya.

Dan yang paling jamak digunakan sebagai bahan dalam meracik jamu tradisional adalah kuning telur
ayam kampung. Ini juga dipergunakan untuk tambahan campuran pada jamu gendong.

9 Varian dan Khasiat Jamu Tradisional

Jamu dibuat dari bahan-bahan alami, berupa bagian tumbuhan seperti rimpang (akar-akaran), daun-daunan, kulit dan batang serta buah. Sebagai suatu bentuk pengobatan tradisional, jamu memegang peranan penting dalam pengobatan penduduk negara berkembang.

Diperkirakan 70-80% populasi di negara berkembang memiliki ketergantungan pada obat tradisional. Secara umum jamu dianggap tidak beracun dan tidak menimbulkan efek samping.

Khasiat jamu telah teruji oleh waktu, zaman dan sejarah, serta bukti empiris langsung pada manusia selama ratusan tahun yang telah menggunakan obat tradisional.

Istilah jamu muncul pada zaman Jawa baru, dimulai sekitar abad pertengahan 15-16 masehi. Karena Jamu identik dengan budaya Jawa maka pengertian jamu pun di ambil dari bahasa Jawa Kuno.

Di Yogyakarta sendiri jamu telah menjadi ikon obat mujarab dan kepercayaan masyarakat pada umumnya. Dari Jamu gendong hingga kini terdapat gerai jamu modern yang sudah dapat melayani pasiennya dengan nyaman.

[1] Jamu Beras Kencur

Pembaca kami yakin sudah nggak asing lagi dengan jamu beras kencur, bukan? Jamu ini memiliki banyak khasiat untuk tubuh. Salah satunya adalah mampu menghilangkan pegal linu pada tubuh dan sebagai tonikum atau penyegar saat habis kerja, menambah stamina dan masih banyak khasiat lainnya.

Dengan membiasakan diri minum jamu beras kencur, tubuh akan terhindar dari pegal-pegal dan linu yang biasa timbul bila bekerja terlalu lelah. Selain itu, sakit maag, mengobati pertu mulas, sariawan, dan pelangsingan alami.

Bahan baku jamu beras kencur:

Proses pembuatan jamu beras kencur, ada beberapa versi dari variasi bahan yang digunakan. Akan tetapi ada bahan dasar pokok yang senantiasa dipakai, yaitu beras dan kencur. Pengolahan pada umumnya tidak jauh berbeda.

Pertama, beras disangan (disangrai), selanjutnya ditumbuk sampai halus. Bahan-bahan lain sesuai dengan komposisi racikan ditumbuk menggunakan lumpang dan alu besi atau batu.

Kedua, bahan ini kemudian dicampur, ditungkan air mendidih untuk mengambil sarinya diperas dan disaring dengan saringan atau diperas melalui kain pembungkus bahan. Selanjutnya dimasukkan ke dalam botol-botol atau termos.

9 Varian dan Khasiat Jamu Tradisional

[2] Jamu Cabe Puyang

Jamu cabe puyang banyak disebut sebagai jamu pegal linu. Artinya, untuk menghilangkan cikalen, pegal, dan linu-linu di tubuh, terutama pegal-pegal di pinggang. Namun, ada pula yang mengatakan untuk menghilangkan dan menghindarkan kesemutan, menghilangkan keluhan badan panas dingin atau demam.

Jamu Cabe Puyang ini juga bagus diminum oleh ibu yang sedang hamil tua dan bayi yang lahir jika minum jamu cabe puyang secara teratur tiap hari bayi akan bersih dan bau tidak amis. Jamu cabe puyang banyak mengandung zat besi dan berkasiat untuk menambah butiran darah merah bagi yang kurang darah atau anemia.

Bahan baku jamu cabe puyang:

Bahan dasar jamu cabe puyang adalah cabe jamu dan rimpang lempuyang. Tambahan bahan baku lain dalam jamu cabe puyang sangat bervariasi, baik jenis maupun jumlahnya.

Cara mengolahnya pada umumnya tidak jauh berbeda, yaitu pertama-tama air direbus sampai mendidih dan dibiarkan sehingga dingin, jumlahnya sesuai dengan kebutuhan. Bahan-bahan sesuai dengan komposisi racikan ditumbuk menggunakan lumpang dan alu besi atau batu.

Seluruh bahan ini kemudian diperas melalui saringan ke dalam air matang yang sudah tersedia. Selanjutnya, ramuan yang diperoleh diaduk secara merata. Selanjutnya dimasukkan ke dalam botol-botol atau termos.

9 Varian dan Khasiat Jamu Tradisional

[3] Jamu Kudu Laos

Masih dalam bahasan mengenai jamu tradisional yang mempunyai khasiat menyembuhkan penyakit. Kudu laos merupakan perpaduan bahan antar tanaman obat mengkudu dan juga rimpang dari lengkuas. Racikan jamu ini sangat ampuh untuk mengobati sakit perut, menambah selera makanan, melancarkan haid atau datang bulan pada wanita, menurunkan tekanan darah tinggi dan juga sangat bagus untuk memperlancar sirkulasi darah dalam tubuh.

Bahan Baku Jamu Kudu Laos

Bahan baku yang dibutuhkan adalah buah atau pucuk mengkudu dan juga lengkuas, serta bahan pelengkapnya adalah merica, asam, cabe puyang, bawang putih, kedawung, daun mimba dan juga tak lupa garam secukupnya.

Cara pembuatannya pertama-tama menumbuk atau menghaluskan semua bahan racikan yang sudah disediakan kemudia setelah halus, masukkan bahan pada air matang dengan porsi sesuai racikan, sehingga hasil yang didapat tidak bening dan lebih terlihat kental.

Bagi yang tidak suka dengan rasa pekat dan sedikit pahit bisa ditambahkan juga gula merah atau gula pasir dan sedikit garam sehingga rasanya akan menjadi unik dan tidak terasa sebagai jamu.
9 Varian dan Khasiat Jamu Tradisional

[5] Jamu Kunyit

Jamu kunyit atau jamu kunir asam merupakan jamu adem-ademan atau seger-segeran yang berkhasiat untuk menyegarkan tubuh atau dapat membuat tubuh menjadi dingin. Manfaat yang lain dari jamu kunir asam untuk menghindarkan dari panas dalam atau sariawan, serta membuat perut menjadi dingin.

Seorang penjual jamu mengatakan bahwa jamu jenis ini tidak baik dikonsumsi oleh ibu yang sedang hamil muda sehubungan dengan sifatnya yang memperlancar haid. Ada pula penjual jamu yang menganjurkan minum jamu kunir asam untuk melancarkan haid.

Bahan Baku Jamu Kunyit:

Penggunaan bahan baku jamu kunir asam pada umumnya tidak jauh berbeda di antara pembuat. Perbedaan terlihat pada komposisi bahan penyusunnya. Jamu dibuat dengan bahan utama buah asam ditambah kunir/kunyit.
9 Varian dan Khasiat Jamu Tradisional
9 Varian dan Khasiat Jamu Tradisional

Cara pengolahan jamu kunyit:

Pertama, Secara umum, tidak jauh berbeda antar penjual jamu, direbus sampai mendidih dan jumlahnya sesuai kebutuhan. Bahan-bahan sesuai dengan komposisi racikan ditumbuk secara kasar menggunakan lumpang dan alu besi atau batu atau diiris tipis-tipis (kunyit), dimasukkan ke dalam air mendidih dan direbus sampai mendidih beberapa saat.

Kedua, tambahkan gula sampai diperoleh rasa manis sesuai selera. Rebusan yang diperoleh dibiarkan sampai agak dingin, kemudian disaring dengan saringan. Rebusan yang sudah disaring dibiarkan dalam panci dan selanjutnya dimasukkan ke dalam botol-botol.

[6] Jamu Pahitan

Walau rasanya benar-benar pahit. tetapi justru pahitnya jamu ini memberikan khasiat yang mujarab. Jamu pahitan berkhasiat untuk berbagai macam permasalahan kesehatan. Mulai dari gatal - gatal, kencing manis, cuci darah, kurang nafsu makan, menghilangkan bau badan, sampai menurunkan kolesterol.

Bahan baku jamu pahitan:

Sambiloto. Racikan pahitan sangat bervariasi, ada yang hanya terdiri dari sambiloto, tetapi ada pula yang menambahkan bahan-bahan lain yang rasanya juga pahit seperti brotowali, widoro laut, doro putih, dan babakan pule.

Ada pula yang mencampurkan bahan lain seperti adas dan atau empon-empon (bahan rimpang yang dipergunakan dalam bumbu masakan).

Cara mengolahnya sangat mudah hanya dengan merebus semua bahan ke dalam air sampai air rebusan menjadi tersisa sekitar separuhnya. Cara ini dimaksudkan agar semua zat berkhasiat yang terkandung dalam bahan dapat larut ke dalam air rebusan. Sebagai hasil akhirnya, diperoleh rebusan dengan rasa sangat pahit.

[7] Jamu Kunci Suruh

Jamu kunci suruh sangat bermanfaat untuk ibu-ibu untuk mengobati keluhan keputihan. Sedangkan manfaat lain yaitu untuk merapatkan bagian intim wanita (miss V), menghilangkan bau badan, mengecilkan rahim dan perut, serta dikatakan dapat menguatkan gigi.

Bahan baku jamu kunci suruh: 

Rimpang kunci dan daun sirih. Pada umumnya, ditambah dengan buah asam yang masak. Takjarang dari para penjual jamu menambahkan bahan-bahan lain yang biasa digunakan dalam ramuan jamu keputihan atau jamu sari rapat seperti buah delima, buah pinang, kunci pepet, dan majakan.

Cara mengolah jamu kunci suruh:

Air direbus sampai mendidih sesuai dengan kebutuhan. Bahan-bahan sesuai dengan komposisi racikan ditumbuk secara kasar menggunakan lumpang dan alu besi atau batu atau diiris tipis-tipis (kunyit), diperas, disaring, dan dimasukkan ke dalam air matang yang sudah didinginkan.

Selanjutnya, ditambahkan gula sesuai kebutuhan, sampai diperoleh rasa manis sesuai selera dengan cara dicicipi. Ramuan selanjutnya dimasukkan ke dalam botol-botol dan siap untuk dijajakan.

[8] Jamu Sinom

Jamu sinom berkhasiat untuk melancarkan datang bulan dan menyubur kan kandungan bagi wanita, membuat perut menjadi dingin dan mengobati sariawan.

Bahan baku jamu sinom: 

Diantaranya asam jawa dan daun asam. Jamu sinom ini tidak berbeda jauh dengan jamu kunir asam. Perbedaan hanya terletak pada tambahan bahan sinom. Bahkan, beberapa penjual tidak menambahkan sinom, tetapi dengan cara mengencerkan jamu kunir asam dengan mengurangi jumlah bahan baku yang selanjutnya ditambahkan gula secukupnya.

[9] Jamu Uyup-uyup/Gepyokan

Jamu ini digunakan untuk meningkatkan produksi air susu ibu pada ibu yang sedang menyusui. Jamu uyup-uyup juga dapat menghilangkan bau badan dan mendinginkan perut.

Bahan baku dan cara pengolahannya;

Jamu ini menggunakan bahan empon-empon yang terdiri dari kencur, jahe, bangle, laos, kunir, daun katu, temulawak, puyang, dan temugiring.

Cara pengolahan pada umumnya tidak jauh berbeda antar penjual jamu, yaitu semua bahan dicuci bersih tanpa dikupas, selanjutnya empon-empon dirajang (diiris tipis), ditambah bahan-bahan lain, ditumbuk kasar, lalu diperas serta disaring.

Perasan dimasukkan ke dalam air matang yang sudah dingin. Selanjutnya ditambahkan gula sampai diperoleh rasa manis sesuai selera.