Sistem Pernafasan Perut dan Dada

Sebelum dilanjutkan berikut ini definisi dari pernafasan.
Sistem pernapasan alias sistem respirasi merupakan sistem organ yang digunakan untuk pertukaran gas. Sebagai contoh, pada binatang berkaki empat, sistem pernapasan biasanya termasuk saluran yang digunakan untuk membawa udara ke dalam paru-paru tempat terjadinya pertukaran gas. Diafragma menarik udara masuk dan juga mengeluarkannya. Berbagai macam sistem pernapasan ditemukan pada banyak jenis makhluk hidup. Pohon pun sama, pohon memiliki sistem pernapasan.
Diperoleh dari Wikipedia ensklopedi bebas bahasa Indonesia, sistem pernafasan dibagi menjadi 2 (dua):
✔ Sistem Pernafasan Perut
✔ Sistem Pernafasan Dada
Sistem Pernafasan Perut dan Dada

Sistem pernafasan perut merupakan penafasan yang melibatkan otot diafragma. Mekanisme pernafasan perut dibedakan menjadi 2 (dua) macam:
  1. Fase inspirasi. Pada fase ini otot diafragma berkontraksi akibatnya rongga dada membesar, sehingga tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil dibandingkan dengan tekanan di luar hal ini menyebabkan masuknya udara luar yang kaya akan oksigen.
  2. Fase ekspirasi. Pada fase ini otot diagframa melakukan relaksasi alias kembali pada posisi semula yang disertai dengan turunnya tulang rusuk, akibatnya rongga dada menjadi kecil. Hal ini menyebabkan tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar dibandingkan dengan tekanan luar, maka pada fase ini udara dalam rongga dada yang kaya akan karbondioksida keluar.
Sedangkan pada sistem pernafasan dada, pernapasannya melibatkan otot antartulang rusuk. Cara bekerjanya terbagi menjadi dua fase, yaitu:
  1. Fase inspirasi. Pada fase ini otot antartulang rusuk berkontraksi akibatnya rongga dada terangkat atau membesar, sehingga tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil dibandingkan tekanan di luar sehingga oksigen di luar akhirnya masuk.
  2. Fase ekspirasi. Pada fase ini otot antara tulang rusuk ke posisi melakukan relaksasi atau kembalinya ke semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. Maka terjadilah tekanan di dalam rongga dada dengan ukuran menjadi lebih besar daripada tekanan luar, akibatnya karbondioksida di dalam rongga dada keluar.
Itulah sekilas penjelasan tentang Sistem Pernafasan Perut dan Dada.
Diberdayakan oleh Blogger.